10 August 2012

Trik menyembunyikan mounting hardisk di Nautilus (Sistem Gnome)

Ada kalanya kita memasang lebih dari satu hardisk di dalam sistem linux. Mounting otomatis sudah cukup menyelesaikan masalah tanpa ada kendala. Namun terkadang kita tak ingin sebuah hardisk yang kita pasang muncul di Side Pane Nautilus. Kita ingin menyembunyikannya, bisa? Jawabnya bisa.

Sebuah mounting masuk ke Side Pane Nautilus karena ia termounting otomatis oleh sistem ke lokasi /media, segala sesuatu yang termouting ke /media pasti akan ditampilkan di Side Pane Nautilus. Nah lokasi ini yang harus kita ubah agar ia tidak muncul.

Memang dengan memakai sistem mounting otomatis yang pernah saya tulis sebelumnya juga akan berhasil, namun saya baru menemukan masalah ketika saya memasang lebih dari dua hardisk, antara hardisk satu dengan lainnya lokasi partisi sering tertukar saat booting, misalnya dari /dev/sda1 menjadi /dev/sdb1 dan seterusnya. Ini menyulitkan, dan sistem akan menampilkan pesan error mounting sewaktu boot.

Untuk menghindarinya, saya mencari di situs dan menemukan cara praktis, yaitu dengan memakai tanda unik sebuah hardisk yang disebut UUID, namun cara yang saya jelaskan di sini lebih kurang sama.

Berikut langkahnya, perhatikan bahwa semua perintah ini dijalankan di terminal.

1. Langkah paling awal adalah mengetahui lokasi partisi hardisk, gunakan perintah:

sudo fdisk -l

di dalam sistem komputer saya kebetulan saya pasang 4 buah hardisk, sehingga muncul berikut ini:

Device      Boot    Start         End       Blocks  Id  System
/dev/sda1   *           1        9728    78140128+   7  HPFS/NTFS
/dev/sdb1   *           1       30401   244196001    7  HPFS/NTFS
/dev/sdc1   *           1       18706   150250496   83  Linux
/dev/sdd1   *           1        9728    78140128+   7  HPFS/NTFS

2. Langkah kedua, cari nilai UUID-nya.
Katakan saya ingin menyembunyikan hardisk /dev/sdb1 dan /dev/sdd1, maka untuk mendapatkan UUID masing-masing hardisk tersebut gunakan perintah:

sudo blkid /dev/sdb1
sudo blkid /dev/sdd1

perintah tersebut menghasilkan:

/dev/sdb1: LABEL="250GB-DATA" UUID="5C40361F4035FFF6" TYPE="ntfs"
/dev/sdd1: LABEL="SYSTEM" UUID="5464C16A64C15002" TYPE="ntfs"

perhatikan, nilai UUID-nya:
sdb1 = 5C40361F4035FFF6
sdd1 = 5464C16A64C15002

3. Langkah ketiga, buat lokasi tempat hardisk akan di mounting, selain di /media.
Sebagai contoh, saya membuat lokasi baru di folder root (/), sdb1 saya rencanakan ditempatkan di /hdc dan sdd1 saya rencanakan ditempatkan di /hdd. Kedua folder tersebut belum ada, sehingga harus dibuat dulu dengan perintah:

sudo mkdir /hdc dan
sudo mkdir /hdd

4. Langkah keempat, edit fstab,
Gunakan perintah berikut untuk membuka fstab:

sudo gedit /etc/fstab

akan terbuka jendela gedit teks editor, jangan ubah apapun isi di dalamnya, kecuali kita akan menambahkan beberapa baris di bawahnya. Sebagai contoh saya mengisikan instruksi mounting sdb1 ke folder /hdc dan sdd1 ke folder /hdd, saya menambah di baris paling akhir sebagai berikut:

UUID=5C40361F4035FFF6   /hdc    ntfs    defaults
UUID=5464C16A64C15002   /hdd    ntfs    defaults


perhatikan, bahwa perintah ini saya sesuaikan dengan nilai UUID yang saya dapat di atas.

5. Simpan dan reboot, kini anda bisa melihat bahwa hardisk anda sudah termounting di /hdd dan /hdc dan tak akan muncul di Side Pane Nautilus.