29 May 2008

Menggabungkan (Merge) File MPG dan FLV terpisah menjadi satu file utuh



Menggabungkan atau merge file di sini artinya menggabungkan file-file terpisah yang sejenis menjadi satu file gabungan yang utuh. File MPG dan FLV merupakan file video yang banyak tersedia di internet, khususnya file FLV yang jadi format standar www.youtube.com, sering di upload menjadi bagian per bagian karena batasan dan kemudahan dalam upload file tersebut dengan ukuran yang besar.

Masalahnya setelah didownload, file bagian-bagian tersebut ingin disatukan menjadi file utuh, karena sangat tidak nyaman menonton video secara bagian per bagian. Nah, banyak pilihan bagi anda, bisa pakai software bayar atau gratisan yang banyak tersedia di internet, bisa juga pake cara simpel berikut ini.

1. Buat file *.txt baru (buka saja notepad)
2. Ketikan "copy /b *.flv FullMovie.flv" (tanpa tanda kutip)













3. Simpan dengan nama file terserah anda, dan ubah extensinya jadi *.bat, misal "JoinFLV.bat", agar file berubah menjadi ekstensi *.bat, gunakan tanda kutip ganda tersebut di jendela konfirmasi penyimpanan


















4. Letakkan file *.bat yang baru kita buat itu ke folder tempat dimana file *.flv akan di gabungkan.

















5. Klik 2x pada file *.bat tersebut
6. Akan terbentuk file hasil join dengan nama "FullMovie.flv"

















note: cara yang sama bisa digunakan untuk *.mpg dengan mengubah ekstensinya dari FLV menjadi MPG, jadi tuliskan di notepad tadi dengan "copy /b *.mpg FullMovie.mpg" (tanpa tanda kutip)

Warning: Cara ini tidak menjamin bisa berhasil, dalam beberapa kasus, terutama untuk movie dengan ukuran dan framerate yang berbeda, cara ini tidak berhasil.

22 May 2008

Mengembalikan Data dari Hardisk Rusak? Bisa, pake GetDataBack

Rusak di sini bukan artinya rusak fisik, tetapi rusak akibat kesalahan, misalnya terformat tak sengaja, atau bahkan lebih ekstrim, mengubah partisi atau bahkan partisi yang tak terbaca atau broken. Data yang ada di harddisk bisa dikembalikan.

Berawasl dari otak-atik gw pada komputer yang baru gw beli second dari temen, nggak sengaja gw memnformat semuanya dan mengubah partisinya, tapi di tengah jalan mati lampu!! Begitu dihidupin lagi, partisi broken! padahal di dalamnya ada data tugas akhir (skripsi) temen gw yang katanya cuma ada di situ, alias ngga ada backup. Kebayang kan bingungnya bagi gw saat itu yang nggak tau harus gimana, hardisk aja nggak terbaca partisinya, boro-boro mau mengembalikan data yang udah terformat.

Selama dua hari gw ublek-ublek internet nyari cara untuk balikin data pda hardisk yang udah rusak partisinya, dan ketemu program yang gw pake sampe saat ini: GetDataBack ver. 3.0. Masih banyak sih software sejenis yang menawarkan recovery, tapi menurut gw ini yang powerfull, mulai dari ngembaliin file yang udah di delete, termasuk di delete dari recycle bin.

Dengan catatan, saat menyadari ada data penting dalam suatu media penyimpanan, jika ingin mengembalikan data itu jangan sekali-kali melakukan perubahan dulu pada hardisk itu, dan backup data yang udah terambil tadi ke media lainnya agar tak menimpa data yang ada di hardisk rusak itu.

Sebenarnya, apapun itu, Delete, Format, atau Partisi, semua data file pada media penyimpanan tidak secara fisik di"hilang"kan dari media penyimpanan tersebut, tapi hanya dihilangkan alokasi atau alamatnya, sehingga dianggap data itu tidak ada. Data yang dianggap tidak ada itu bisa ditimpa oleh data lain sengaja atau tidak, sebagian atau keseluruhan. Karena itu untuk memaksimalkan data kembali 100%, jangan otak-atik partisi yang bermasalah, kecuali untuk dikembalikan datanya.

12 May 2008

Mengembalikan data yang hilang akibat virus

Sebenarnya ini masalah yang udah lama banget, komputer kita kena virus? Gampangnya install anti virus atau pake antivirus portable, dan lenyaplah semua virus yang mengganggu itu. Tapi setelah dicek, timbul masalah…
“Kenapa datanya juga ikut hilang…?!”
Jangan panik, masih ada kemungkinan bisa diatasi. Ada dua kemungkinan, kalau nggak data kamu yang memang bener-bener didelete ama virusnya, ada kemungkinan lain yang lebih besar, yaitu data kamu Cuma di sembunyikan atributnya.
Sebuah file mempunyai berbagai macam atribut, diantaranya adalah: Read Only, Archive, System, Hidden. Nah, dalam kasus atributnya dalam posisi Hidden, data kamu enggak bakal muncul, walau dengan mode “show hidden files” sekalipun, bahkan melalui DOS nggak bakal kelihatan. Solusinya Cuma satu (..jangan tanya gw penjelasannya gimana ya…, sama gw gak ngerti banget).

1. Buka command atau klik start->run…->tuliskan CMD->OK
2. Beri perintah menunjuk folder atau lokasi dimana data yang hilang, misalnya di D:, ketik aja D: lalu enter…
3. Masukkan perintah berikut:
attrib –s –h *.* /s /d
4. Periksa kembali folder kamu, mudah-mudahan filenya bisa balik lagi.

Perintah itu juga berlaku untuk flashdisk, dan ingat, jangan di format dulu sebelum kembali semua datanya, kalau udah diformat kemudian baru dibalikin atributnya, yah sama aja… filenya udah terhapus, kecuali pake tool kusus untuk ngembaliinnya.

02 May 2008

Radio Komunitas

Nggak teralu ngeh ama istilah yang satu ini, tentang bagaimana, untuk apa, dan seperti apa istilah itu digunakan. Tapi menurut gw yang sekedar comot sana-sini lalu menyimpulkan 'radio komunitas itu wadah bagi penggemar radio amatiran non komersial'

Sebenarnya di daerah luar aceh, radio komunitas justru marak, melebihi studio radio resmi. Kebanyakan jalur FM, kenapa dipilih jalur FM tentunya banyak alasannya: selain suara jernih dan stereo, juga jangkauannya yang nggak terlalu menyebar keluar (maksimal 80 km kali ya) dengan jarak jangkau 'line of sight' atau sepandang mata. Mengingat gelombang FM dipancarkan lurus, kalaupun belok mungkin cuma beberapa derajat, jadi begitu mentok ke horizon yah terus ke angkasa.

Nah balik lagi ke radio komunitas, di beberapa daerah pernah terjadi sweeping frekuensi, mengingat para amatir tidak mengindahkan batas diperbolehkannya frekuensi ilegal, seperti merusak siaran TV dan bahkan masuk ke radio komunikasi untuk lalulintas pesawat. Sangat membahayakan memang.

Tapi terlepas dari itu, jika ada kerjasama pihak amatir dan terkait, tentunya radio komunitas bakal menjadi ajang yang nggak ngebosenin, misalnya saja mendirikan radio komunitas di kampung, pedesaan, yang notabenenya memerlukan cuap-cuap nakal selepas lelah bekerja. Dari kalangan sendiri dan untuk kalangan sendiri.

Saya sendiri pernah membuat radio amatir di jalur FM 100 MHz, justru dalam era maraknya konflik di aceh (tahun 1998 sampai 2004 waktu kejadian Tsunami). Siaran hanya dimulai jam 11 malam sampai terkadang pagi subuh. Dengan siaran yang tidak tertata apik, namun terlihat natural, obrolan ringan yang nggak mengandung SARA, POLITIK, namun cuma obrolan bebas sekelompok mahasiswa dan pengalaman sehari-harinya. Karena itulah radio itu bertahan beberapa tahun tanpa ada halangan, padahal jarak jangkau cukup jauh, dari daerah darussalam sampai mesjid raya Baiturrahman... (berapa kilometer tuh).

Ulasan lain kali mungkin akan menyajikan rangkaian elektronika hasil rakitan dan comot sana-sini..... tentunya bagi yang hobby ngerakit elektronika bakal bisa nyambung...